CANTIK DAN LUWES, PENARI SANGGAR SWASTIASTUTI BAWAKAN TARI PERSEMBAHAN

L_Meong 22 Januari 2019 19:36:05 WIB

Putat (SIDA) – Tari Persembahan, siapa yang tidak mengenal tarian yang hampir setiap acara dijadikan sebagai penyambut tamu di Desa Putat. Tarian kreasi milik Sanggar Swastiastuti ini menjadi salah satu daya tarik yang disuguhkan oleh Desa Putat untuk tamu-tamunya. Sanggar yang diprakarsai warga Batur (salah satu padukuhan di Putat) ini melatih para muda untuk mencintai kebudayaan yang saat itu hampir terlupakan karena tenggelam oleh kebudayaan barat.

Pada 15 Januari 2019 lalu, Sanggar Swastiastuti kembali berperan dalam acara serah terima gamelan di Balai Desa Putat. Tari Persembahan yang dibawakan sang penari (Eva, Dwi, Desti, Dita dan Lia) berhasil memukau para tamu undangan. Walau panggung yang tidak terlalu luas dan tarian yang seharusnya dibawakan 10 penari ini terpaksa hanya dimainkan oleh 5 penari saja tetap saja mampu menunjukan keindahan tarian tersebut.

Cantik dan luwes, itulah yang penulis pikirkan saat menyaksikan tarian tersebut. Menurut penulis, hal ini adalah nilai positif yang patut dipertahankan. Ditengah kebudayaan barat yang menenggelamkan kebudayaan lokal ternyata masih ada para muda yang menguasai tarian tradisional, bahkan mampu memikat tiap pasang mata yang menyaksikannya.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Lokasi Putat

tampilkan dalam peta lebih besar